Friday, March 18, 2011

ORGAN TUBUH YANG TERLIBAT DALAM PERTAHANAN


Pusat Penyiapan Pasukan: Sumsum Tulang

Ketika bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, banyak orang terkena radiasi dan meninggal sepuluh atau lima belas hari kemudian disebabkan oleh pendarahan di dalam atau infeksi. Percobaan pada hewan yang dilakukan untuk mengetahui apa yang terjadi pada korban tersebut menunjukkan bahwa radiasi terhadap sekujur tubuh membunuh sel generatif dalam organ pembentuk darah dan limfoid. Tanpa sel yang bertanggung jawab untuk penggumpalan dan berperang melawan musuh, maka tubuh akan mati. 

Pabrik pembuat sel penting tersebut adalah sumsum tulang. Hebat-nya, dari pabrik ini dihasilkan berbagai jenis sel yang berbeda. Sejumlah sel yang dihasilkan di sini berperanan dalam produksi fagosit, sebagian lainnya berperan an dalam penggumpalan darah, dan sebagian lainnya lagi dalam penguraian senyawa. Di samping dari segi struktur-nya, sel-sel ini juga berbeda dalam fungsinya.

Sangatlah menakjubkan bahwa sistem produksi yang sangat khusus ini bekerja membuat sel-sel berbeda tetapi ditujukan untuk tujuan sama. Agaknya di sini ada penghalang yang tak dapat ditembus bagi teori evolusi yang mengatakan bahwa organisme multisel berasal dari evolusi organisme satu sel.

Jadi, bagaimana mungkin sel yang terbentuk secara kebetulan dapat membangun suatu sistem yang mampu memproduksi sel-sel baru de-ngan struktur yang persis sama dengan mereka? Ini ba-gai ribuan batu bata yang terhambur ke udara karena suatu ledakan di pabriknya, dan pada saat berjatuhan secara kebetulan saling bertumpang tindih menyusun suatu bangunan baru. Belum cukup, pada bangunan baru ini harus pula ada pabrik lain untuk membuat batu bata baru.
 
Harus diingat bahwa penciptaan tubuh manusia jutaan kali lebih hebat daripada bangunan tadi. Sel, yang merupakan blok pembangun tubuh, memiliki rancangan yang terlalu sempurna untuk dibandingkan dengan produk buatan manusia. Analogi antara sel dan batu bata ini hanya untuk memperjelas betapa dusta-nya hipotesis evolusionis.

Wednesday, March 16, 2011

KURANG DARAH,KURANG ENERGY,KURANG SELERA MAKAN

Kehidupan dunia diakhiri dengan kehidupan akhirat yang abadan-abadan, setiap yang hidup akan berakhir dengan kematian, setiap  kejadian ada awalnya dan penghujungnya, begitu juga umur kita.

 Bagi berkongsi info, kurang selera makan ada beberapa perkara yang perlu dilihat dari beberapa padangan dan sudut. Bermula denga kurang tenaga, tak kuat, tak larat, dan juga tak kuasa. mungkin ada kaitan dengan masalah limpa, mungkin akibat toksid daripada air, udara (pecemaran), ubat-ubatan kimia yang tidak terkawal. Sebagai satu cadangan boleh kita fikrkan dimana sebelum kejadian Nabi Adam a.s dimana Allah menjadikan dunia ini dengan hutan, pokok termasuk herba-herba untuk manafaat manusia.

Orang dahulu hanya mengambil makanan semulajadi yang asli yang tiada pengawet, perasa tiruan, vitamin tiruan, dan juga pemanis tiruan, akhirnya merosakkan sistem jaringan tubuh dan sistem imun yang ada 
Allah bekalkan. Bagi mengembalikan tenaga maka tambah darah dengan makanan nabi, iaitu jus kurma campur madu. Insyallah dalam masa 3 jam darah akan kembali bertambah dan badan akan bertenaga dengan cepat.

Bagi menjaga kesihatan anda, harus ikut apa yang di catat oleh Ibnu Sina, dimana madu adalah penyembuh seperti yang dicatat dalam hadis nabi. Sifat madu amat seimbang, yang panas akan diimbangkan dengan sejuk, begitu juga sebaliknya. Bulan puasa orang berlumba-lumba memberi dan memakan kurma, berbuka dengan kurma, begitu juga dengan bersahur. kenapa tidak lain dan tidak bukan kerana ada sumber tenaga yang asli selain ada keberkatan kerana ikut cara nabi.

Pernah terbaca dalam satu artikel dimana bertanya seorang wartawan sukan kepada pelari marathon  antarabangsa negara Kenya, apa rahsia anda mendapat tenaga dengan boleh berlari begitu bertenaga, apa jawab pelari itu " tamar, tamar (Kurma fahaman kita)

Sunday, March 13, 2011

TERAPI SENGATAN LEBAH


Terapi Lebah (Apitherapy ), yaitu pengobatan menggunakan produk yang dihasilkan lebah, seperti racun lebah (venom),  madu, royal jely, propolis, pollen dll. Sedangkan Terapi Sengat Lebah / Bee Venom Therapy (BVT) / Apipunctur / Bee Acupunctur   adalah pengobatan yang  memanfaatkan sengatan lebah sebagai medianya. 

Hilang sakit belakang
Pengobatan ini telah dikenal sejak 2.000 tahun silam di Timur Tengah dan China. Terapi Sengat Lebah disebut juga Bee Acupunctur, karena hampir sama dengan akupunktur, hanya jarumnya diganti dengan sengat  dari lebah. Terapi ini dipastikan steril karena “jarum” lebah hanya bisa dipakai sekali saja dan lebah akan mati, hingga tidak akan terjadi penularan antara pasien.

Ssetelah 6 sengatan lebah penyakit mata ikan atau ketuah tercabut terus.
Apitherapy merupakan pengobatan yang bisa di pertanggung jawabkan secara ilmiah dan medis, bukan pengobatan supranatural. Pada Konferensi Terapi Akupunktur Sengatan Lebah Sedunia ke-II di Nanjing, RRC, pada pertengahan September 1993, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bahwa Apitherapy bisa digunakan sebagaii alternatif pengobatan, selanjutnya disebutkan bahwa, “Lebah dapat digunakan untuk alternatif pengobatan berbagai penyakit. Kini, terapi sengatan lebah (bee venom therapy - BVT) diterapkan di berbagai negara, antara lain China, Korea, Rumania, Bulgaria, Rusia, dan Indonesia.

 ALAMIAH

Apitherapy memanfaatkan produk yang dihasilkan lebah yang kesemuanya alami ,tanpa campuran zat kimia apapun hingga aman bagi tubuh untuk menjaga kesehatan dan pengobatan jangka panjang.

ILMIAH 

Dari Penelitian Ilmiah semua komponen dalam pengobatan Apitherapy mengandung berbagai zat yang sangat diperlukan tubuh dalam menjaga kesehatan maupun pengobatan. 
 Dari komponen-komponen  tersebut salah satu diantaranya adalah bee venom (bisa lebah), bee venom memiliki aktivitas farmakologi yang unik, enzim utama dalam bee venom adalah Hyaluronidase dan Hosfolipase A.

Hyaluronidase akan memecah Asam Hyaluronic (cairan antar sel) hingga venom lebah lebih cepat menyebar diantara sel. Peptide yang paling berperan dalam bee venom adalah melittin, apamin, mast degranulating peptide dan adolapin. Zat-zat tersebut berperanan sebagai antiradang, anti jamur, anti bakteri, anti nyeri dan merangsang hormon ACTH ( Adrenal Corticotrophic Hormone).

TERTERA DALAM KITAB SUCI   
                                          
Semenjak awal sejarah manusia, kitab-kitab suci telah menerangkan dalam ayat-nya mengenai manfaat produk lebah sebagai sumber makanan alami dan pengobatan. Beberapa ayat suci yang membahas masalah  tersebut adalah sbb:
Honey comb banyak khasiat, penawar sakit berkaitan penafasan (paru-paru) Kurang kan sakit sengatan lebah semasa terapi lebah dan 1001 macam khasiat kepada yang mengamalkan.

ALQUR'AN SURAT AN-NAHL AYAT  : 68-69

"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan tempat-tempat yang dibuat manusia, Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). 

Dari perut lebah akan keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang yang berpikir." 

 ALKITAB

Dalam Amsal 16:24
Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang MADU, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. 
Dalam Amsal 24:13 

Anakku, makanlah MADU, sebab itu baik : dan tetesan MADU manis untuk langit-langit mulutmu. 

TRIPITAKA

Dalam ajaran agama Budha ada 5 jenis obat yang dikonsumsi para bhikku setelah makan siang, salah satunya adalah MADU. Selama 3 bulan para bhikku dan bhikkuni yang bermeditasi tidak mengkonsumsi apapaun kecuali MADU.

VINAYA PITAKA, Mahavagga VL208 15-10 Beberapa obat yang dipakai oleh bhikku yang sakit adalah ... MADU

WEDA

Dalam ArtharvavedaX11.3.44
MADU dicampur dengan mentega yang dijernihkan (disajikan kepada tamu) menyehatkan. 

Dalam Artharvaveda 11.3.1
Minumlah ghee (mentega yang dimurnikan). MADU dan susu baik untuk kesehatan